Sipardalan News: Lestarikan Budaya Karo, Kerajaan Urung Gelar Manuk Sangkep Dan Penampilan Musik Tradisional
Lestarikan Budaya Karo, Kerajaan Urung Gelar Manuk Sangkep
Dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan masyarakat Karo, Kerajaan Urung menggelar manuk sangkep dan menampilkan musik tradisional di bangunan Pengadilan peninggalan sejarah Kerajaan Urung, di Desa Namo Suro Baru, Kecamatan Birubiru, Kabupaten Deliserdang Minggu (13/11).
Baca juga:
Sipardalan News: Ribuan Warga Padati Pesta Tugu Silahisabungan
Kerajaan Urung adalah Kerajaan asal Tanah Karo. “Ini bahagian menjaga kelestarian adat istiadat masyarakat Karo supaya generasi muda tidak lupa terhadap sejarah mereka,” kata Sibayak Namosuro Gelar Raja Urung Sopian Barus.
“Jadi manuk sangkep dan menampilkan musik tradisional itu sebagai salah satu ritual kebudayaan nenek moyang Kerajaan Arung dimasa itu agar rakyatnya sejahtera dijauhkan dari segala macam penyakit,” tambah Sopian.
Sibayak Namosuro Gelar Raja Urung Sopian Barus istri Popy Ana Harahap saat berfoto bersama. (Waspada/Edward Limbong). foto: waspada.id |
Kata Sopian, sebagai bukti kejayaan Kerajaan Urung kala itu, maka saat ini masih terlihat adanya sebuah peninggalan sejarah berupa Pengadilan Kerajaan Urung. “Tempat kita mengadakan ritual ini adalah sebuah tempat Pengadilan Kerajaan Urung,” katanya.
Sopian pun mengakui, asal muasal Kerajaan Urung merupakan pecahan dari Kerajaan Aru. “Sejarah Kerajaan Urung dahulu membawahi empat kejuruan. Empat kejuruan yaitu Sinembah Tanjung Muda, Kejuruan Sinembah, Kejuruan Suka Piring dan Kejuruan Sepuluh Dua Kuta Hamparan Perak,” akunya.
Turut hadir pada peringatan ulang tahun lembaga masyarakat adat Karo Kerjaan Urung Kepala Desa Namo Suro Baru, Kecamatan Birubiru Janial Ginting dan sejumlah para tokoh adat lainnya.
sumber: Waspada.id
Sponsor:
Uji adrenalin kalian jelajahi Desa Sigapiton dengan ATV |
Komentar
Posting Komentar